Keputihan Kesehatan wanita Majakani Razie Aceh Uncategorized

BENARKAN CELANA KETAT MENYEBABKAN KEPUTIHAN????

helloo, sahabat razie hari ini admin akan bahas benarkah celana ketat (pencil) menyebabkan keputihan? semoga artikel mimin kali ini bermanfaat ya guys, jangan lupa share ya sahabat razie, semoga bermanfaat 😀

Wanita zaman now pasti tau fashion kekinian seperti baju, sendal, dan celana yang saat ini sedang hitz dijaman sekarang bukan 😀 celana pensil yaitu celana yang stylenya kekinian banget bahkan tiap tahun wanita selalu menggunakan jelana pencil, celana pencil ini bahkan bisa dipake dari anak-anak, remaja, sampai ibu-ibu hitz juga menggunkan celana ini 😀 Tahukah kamu bahwa sesungguhnya memakai celana ketat sangat tidak baik lo buat kesehatan.

Bahaya memakai celana ketat

Setiap wanita yang memakai celana pencil, bisa merusak sistem syaraf tubuh yang ada pada bagian tulang panggul. Rusaknya sistem syaraf pada bagian tulang panggul sering disebut sebagai meralgia paresthetica (kondisi yang ditandai oleh kesemutan, mati rasa, nyeri terbakar dibagian paha)

Hal ini terjadi karena celana ketat bisa menghambat aliran udara yang masuk sehingga keringat sulit terserap. Dan bila celana ketat ini digunakan dalam waktu yang sangat lama maka keringat tidak terserap bahkan tertimbun dan organ kewanitaan akan mudah lembab dan gampang terserang keputihan. Jika kamu masih mau menggunakan celana ketat gunakan celana yang mudah menyerap keringat dan bisa membuat kulit bernafas seperti bahan katun.

Keputihan dapat dikatakan normal jika:

keputihan dinyatakan normal ketika lendir bewarna bening hingga agak keputihan, tidak berbau, tidak menimbulkan rasa gatal atau. Jumlah dan tingkat kekentalannya berbeda-beda tergantung pada siklus menstruasi. Perlu kamu waspadai jika keputihan kamu mengalami:

  1. Perubahan warna
  2. Berbau tidak sedap, menyengat atau tajam
  3. Disertai rasa gatal, nyeri, perih pada vagina atau daerah perut bawah terutama saat setelah berhubungan sex
  4. Disertai adanya flex perdarahan diluar menstruasi normal

jika kamu merasakan salah satu gejala diatas, maka itu merupakan gejala tidak normal, dan sebaiknya kamu segera memeriksakan kedokter, agar infeksi tidak semakin parah.

Penyebab keputihan tidak normal :

1. Infeksi bakteri, yaitu bakterial vagionosis, terjadi akibat perubahan keseimbangan bakteri normal di vagina. Ciri keputihan bewarna abu-abu/ agak putih, bau amis, tidak gatal, tidak perih.

2. Infeksi menular sexsual, yaitu keputihan dalam jumlah yang banyak, warna kuning kehijauan, bau amis, nyeri saat buang air kecil/ setelah berhubungan sexsual, nyeri pada bagian pangggul/ perut bawah, disertai dengan timbulnya flek perdarahan diluar menstruasi normal.

3. Infeksi jamur, yaitu keputihan yang kental bewarna putih susu, tidak berbau, kadang disertai rasa gatal, merupakan hal yang sering terjadi pada setiap wanita

Faktor terjadinya keputihan:

1. Wanita dengan sistem kekebalan tubuh menurun

2.Menggunakan antibiotik dalam jangka yang lama

3. Efek samping penggunaan obat (kortikosteroid)

4. Kondisi vagina lembab dan kurang menjaga kebersihan V

Related posts

Leave a Comment