Keputihan Kesehatan wanita Majakani Razie Aceh

Kenali penyebab keputihan saat hamil dan melahirkan

Jika anda mengalami keputihan yang lebih banyak selama masa kehamilan itu termasuk sesuatu hal yang biasa, dimana saat anda hamil meningkatnya kadar oestrogen menuju aliran darah organ kewanitaan. Namun sebaiknya anda kenali lebih lanjut dulu tentang keputihan saat hamil dan melahirkan, dimana keputihan saat hamil ada yang nolmal dan ada yang tidak normal, dimana yang tidak normal sangat bahaya bagi kesehatan wanita.
Satu hal yang perlu anda ketahui, jika keputihan yang anda alami keluar dalam jumlah yang cukup banyak diusia kehamilan yang belum memasuki usia 37 minggu, atau jika keputihan berubah menjadi encer, berbau busuk dan bercampur dengan darah ataupun anda merasakan sakit, gatal, panas, (diarea missV) segeralah periksa diri anda kedokter. Dan jika umur kehamilan anda sudah melebihi 37 minggu lalu keputihan tersebut masi ada mesti anda perhatikan dengan teliti, karena tidak jarang cairan yang diduga keputihan ternyata justru air ketubannya yang pecah
Penyebab keputihan
Keputihan hal yang biasa terjadi pada setiap kaum wanita, namun keputihan juga dianggap menjadi sesuatu yang sangat menakutkan bagi beberapa wanita. Selain keputihan bisa menimbulkan rasa kurang nyaman, keputihan juga sering kali membuat seorang wanita tidak percaya dir, terutama bagi mereka yang t elah menikah. Keputihan merupakan segresi vag-inal abnormal pada wanita. Adapun keputihan saat hamil masih tergolong normal bila memiliki kriteria berikut ini :
1. Cairan tidak lengket
2. Tidak disertai rasa gatal ataupun nyeri
3. Hampir tidak berbau
4. Jumlahnya sedikit pada wanita hamil sedikit lebih banyak dibanding sebelum hamil)
5. Warnanya bening / sedikit putih susu
6. Cair atau encer
Keputihan saat hamil muda ataupun diluar masa kehamilan masa kehamilan bisa bersumber dari kebiasaan sehari-hari, misalnya seperti memakai tisu untuk untuk mengeringkan area kewanitaan setelah buang air kecil ataupun buang air besar / kebiasaan memakai pakaian dalam yang terlalu ketat dan terbuat dari bahan sintesis yang kurang baik / bahkan tidak dapat menyerap keringat sekaligus juga membuat area kewanitaan menjadi lembab. Celana yang ketat juga bisa salah satu penyebab keputihan.
Jenis keputihan yang berbahaya
Keputihan saat hamil muda yang berbahaya yaitu yaitu yang disertai perubahan pada warna dan juga kekentalan lendir, banyaknya lendir yang berlebihan disertai dengan babu busuk, dan pendarahan, serta menimbulkan rasa gatal diarea missV dan nyeri pada perut, biasanya disebabkan karena kurang terjaganya kebersihan organ kewanitaan, pemakaian obat-obatan tertu dalam waktu yang panjang, stress/ infeksi/ jamur.
Munculnya keputihan saat hamil muda termasuk wajar saja terjadi, selama keputihan tidak disertai dengan perubahan warna ataupun timbulnya bau yang tidak sedap dan ada rasa sakit atau terasa gatal disekitar area kewanitaan. Namun jika kamu mencurigai atau khawatir terjadinya infeksi, jangan mencoba mengobati diri kamu sendiri dengan menggunakan obat-obatan yang dijual bebas dipasaran. Disaat hamil kamu perlu ekstra berhati-hati didalam pemakaian obat-obatan yang sering dijual bebas. Sebaiknya kamu periksakan ke dokter untuk dapat mengetahui diagnosa dari gejala yang anda alami dan agar diberi perawatan secara tepat.
Kondisi keputihan saat hamil yang harus diwaspadai karena dapat mengganggu kesehatan janin dalam kandungan memiliki kriteria sebagai berikut :
1. Cairannya sangat kental, bahkan ada yang sampai bergumpal hingga seperti bubuk tahu
2. Biasanya bewarna putih susu sangat pekat hingga bewarna kuning atau bewarna hijau
3. Cairannya lengket
4. Menimbulkan bau tidak sedap, bahkan ada yang berbau busuk atau menyengat
5. Menyebabkan rasa gatal / sakit pada miss V
6. Jumlah cairannya lebih banyak dari pada biasanya dan akan meninggalkan bercak noda pakaian dalam

Cara mencegah dan mengatasi keputihan saat hamil
Untuk mencegah dan mengatasi keputihan saat hamil, kami mempunyai tips ringan yang bisa kamu terapkan dalam keseharian kamu, berikut rinciannya :
1. Selalu rawat dan jaga kebersihan daerah kewanitaan kamu dengan mengeringkannya dari arah depan kebelakang
2. Gunakan celana dalam berbahan katun yang tidak terlalu ketat. Hindari bahan nilon, karena cukup buruk dalam menyerap keringat
3. Hindari mandi dengan air berbusa
4. Jangan gunakan pantyliner yang mengandung pewangi buatan
5. Intinya, bahan apa saja yang digunakan dan bersinggungan dengan area kewanitaan, tidak boleh mengandung tambahan bahan kimia buatan. Pewangi berupa semprotan atu pun sabun.
Itulah penyebab dan kriteria serta cara mencegah keputihan dengan cara mengkonsumsi makanan tertentu , misalnya seperti mengkonsumsi yought. Namun, saat kamu mengalami keputihan yang tidak normal, jangan pernah kamu mencoba untuk mengobati keputihan kamu dengan meminum obat bebas / memakai sabun khusus pembersih kewanitaan dimana hal ini akan menyebabkan keputihan semakin parah.

Apa penyebab keputihan setelah nifas?
Banyak perempun yang mengalami keputihan setelah melahirkan keputihan menjadi permasalahan cukup besar bagi perempuan, keputihan dapat dibagi menjadi keputihan normal dan abnormal. Penyebab keputihan normal atau abnormal sangatlah berbeda, keputihan setelah nifas bisa terjadi normal atau tidak normal. Jika cairan keputihan bewarna bening, tidak berbau, encer, dan tidak gatal, maka keputihan itu termasuk normal. Dan jika keputihan bewarna kuning atau hijau dsertai rasa gatal, bau, sakit didaerah kewanitaan maka keputihan itu abnormal. Penyebab keputihan yang banyak dialami oleh wanita adalah jamur yang tumbuh didalam organ kewanitaan.
Penyebab keputihan banyak sekali dan diantar lainnya, keputihan bisa muncul karena menurunnya daya tahan tubuh, kelelahan/stress, hamil, menjelang haid, atau sesudah berhubungan badan. Secara khusus penyebab keputihan ini adalah aktivitas kelenjer didalam V, pengaruh hormon progestogen dan esterogen bisa menjadi penyebab jadinya keputihan. Jadi para ibu yang baru melahirkan tidak perlu khawatir jika mengalami keputihan dan ciri-ciri nya masih normal, seperti yang telah disebutkan diatas.
Beda lagi ceritanya jika cairan keputihan bewarna kehijauan/ kecoklatan menimbulkan rasa gatal, bau tak sedap, kental dan bergumpal, sebagaimana telah disebutkan, penyebab keputihan tidak normal ini adalah bakteri, parasit, atau virus, bisa juga terjadinya kondisi uterus yang tidak normal sehingga terjadi peradangan didalam tubuh. Penyebab keputihan tidak normal juga bisa karena adanya rangsangan dari benda asing yang masuk kedalam vagina, seperti alat kontrasepsi. Keadaan vagina tidak terlalu lembab dan selalu bersih menjadi faktor penentu tidak berkembang baiknya jamur penyebab abnormal ini. Bagi para ibu-ibi yang baru selesai melahirkan menjaga kebersihan organ intim tetap harus dilakukan agar penyebab keputihan dapat terhindari.
Jamur penyebab keputihan memang dapat terus berkembang biak serta menimbulkan peradangan, peradangan inilah yang nantinya akan membuat keputihan muncul. Keputihan dapat dialami dengan siapa aja, selama jamur hidup seimbang dengan kuman lain didalam V, ia tidak akan mengganggu. Penggunaan antibiotik justru bisa membuat jamur penyebab keputihan ini berkembang lebih cepat hal ini karena kuman lain mati, sementara jamur tetap hidup. Oleh karena itu, perlu berhati-hati saat menggunakan antibiotik termasuk menggunakan cairan pembersih kewanitaan.
Ciri-ciri cairan yang normal keluar pasca melahirkan
Selain memfonis cairan yang keluar pasca melahirkan adalah keputihan, ada baiknya anda mengenali ciri lochia pada masa nifas. Dengan demikian, anda tidak perlu melakukan perawatan ekstra atau mengkonsumsi obat yang sebenarnya tidak diperlukan untuk mengatasinya. Ciri lochia yang normal keluar pada masa nifas adalah sebagai berikut:
1. Pada 24 jam pertama, cairan berupa darah bewarna merah terang, satu hingga dua gumpalan darah yang berukuran besar dan beberapa gumpalan darah berukuran kecil biasanya ikut keluar juga.
2. Pada hari ke-2 hingga hari ke -6 darah yang keluar bewarna coklat tua/ merah muda, beberapa gumpalan darah kecil juga ikut keluar
3. Pada hari ke-7 hingga hari ke -10 warna darah yang keluar adalah merah muda/ coklat terang, jumlah darah yang keluar juga lebih sedikit
4. Pada hari ke-11 hingga hari ke -14 cairan yang keluar biasanya bewarna lebih terang, jumlahnyapun harus lebih sedikit dari pada sebelumnya
5. Pada minggu ke-3 hingga minggu ke-4 darah sudah tidak banyak keluar namun, anda mungkin akan mengalami keluarnya cairan krem berlapis
6. Pada minggu ke -5 hingga minggu ke-6 anda mungkin masih sesekali mengalami keluarnya cairan bewarna coklat merah/ kekuningan

Mengenal jenis-jenis keputihan
Jika cairan belum berhenti setelah 6minggu melahirkan, kamu perlu waspada itu sebagai gejala keputihan yang umum terjadi pada kalangan wanita. Berdasarkan tampilannya, keputihan dapat dibedakan atas beberapa jenis, berikut penjelasan sederhana mengenai keputihan berdasarkan tinjauan media dari debra rose wilson :
1. Bewarna putih
Keluarnya cairan bewarna putih pada awal atau akhir siklus menstruasi adalah hal yang normal. Namun, jika disertai rasa gatal di area kewanitaan dan bentuknya seperti keju lembut, anda perlu memeriksakan diri anda ke dokter. Keputihan yang seperti ini kemungkinan disebabkan oleh infeksi jamur. Sebenarnya kehadiran jamur pada vagina adalah hal yang wajar namun jika perkembangannya terkendali pada situasi tertentu, seperti sterss, diabetes, KB, kehamilan, atau mengkonsumsi antibiotik.
2. Jernih dan berarir
Keputihan yang terlihat jernih dan berair adalah hal yag normal dan dapat terjadi kapan saja keputihan jenis ini biasanya disebabkan oleh aktivitas olahraga yang terlalu berat.
3. Jernih dan lengket
Apabila kondisi cairan yang keluar bersidat jernih dan lengket atau seperti lendir, ini menandakan kamu sedang mengalami masa ovulasi
4. Coklat atau berdarah
Keputihan yang bewarna coklat atau berdarah hal yang umum terjadi pada saat siklus menstruasi atau setelahnya. Dan kamu juga mengalami keluarnya darah diantara periode menstruasi kondisi ini disebut spotting.
5. Bewarna kuning atau hijau
Bila warnanya kuning atau hijau, kental, tebal, dan berbau tidak sedap, segeralah periksakan diri kamu kedokter. Ini merupakan jenis keputihan yang tidak normal karena disebabkan infeksi trichomoniasis. Infeksi ini menyebar melalui kontak seksual atau penggunaan handuk dan baju renang bersama orang lain, penderita juga biasanya akan merasakan sakit dan gatal diarea kewanitaan.
Cara keputihan waktu setelah melahirkan
Apabila gejala keputihan pasca melahirkan disertai demam, rasa sakit pada bagian bawah perut, penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya, serta rasa lelah yang tidak biasa, anda perlu menghubungi dokter untuk perawatan yang lebih intensif. Dan kamu juga bisa mengkonsumsi keputihan secara alami dari dalam tubuh.

Related posts

Leave a Comment